Dugaan Kecurangan Seleksi CPNS di Buol, DPR Minta Usut & Sanksi Tegas!

oleh -3 views

Liputansatu.com – Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus prihatin atas kejadian yang tengah viral terkait dugaan kecurangan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang beredar di media sosial. Ditemukan adanya indikasi kecurangan dengan modus remote access dalam seleksi CASN di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Gaus pun meminta dilakukan penyelidikan dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku dalam kasus ini.

“Harus dilakukan investigasi terhadap sistem informasi teknologi tes CPNS di seluruh instansi di masing-masing daerah yang melaksanakan tes CASN. Kemudian juga mesti dilakukan penyelidikan yang mendalam terhadap dugaan kecurangan ini,” kata Gaus kepada wartawan, Rabu (27/10/2021)

Menurut politikus PAN ini, hal ini penting dilakukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem dan mekanisme tes seleksi CASN. Sehingga, ihak-pihak yang terlibat dalam kecurangan seleksi ASN dijatuhi hukuman berat.

Legislator asal Sumatera Barat ini juga meminta kepada elemen masyarakat untuk harus mengawasi adanya praktik-praktik kecurangan yang terjadi dalam seleksi CASN. Bagi masyarakat yang telah memberitahu kecurangan yang terjadi juga patut diberi penghargaan.

“Masyarakat yang telah memberitahu kecurangan yang terjadi patut diberi reward, karena berani mengungkapkan persekongkolan jahat dan kecurangan seperti yang terjadi di Buol,” pinta Gaus.

Oleh karena itu, dia menegaskan, dengan adanya indikasi praktek kecurangan pada pelaksanaan SKD CASN di Kabupaten Buol oleh oknum pejabat daerah, telah terbukti dengan jelas merusak sistem seleksi CASN Nasional.

“Saya meminta sanksi tegas berupa diskualifikasi kepada peserta yang terbukti curang. Bagi oknum yang terlibat dijatuhi hukuman berat, baik sanksi administrasi juga harus diproses sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Gaus.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama BKN Satya Pratama mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta didukung penuh oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pengadaan CASN 2021 untuk melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut. Tim penyelidik juga telah menemukan sejumlah bukti yang mendukung indikasi kecurangan tes CASN di Buol.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *